CIMAHI, dinkes.cimahikota.go.id - Merokok merupakan salah satu faktor risiko Penyakit Tidak Menula (PTM), seperti PPOK, Asma, Jantung dan Stroke. Data WHO 2010 dalam Global Report on NCD menyebutkan bahwa kematian penduduk yang disebabkan oleh penyakit tidak menular sebesar 63%, dan data BPJS Kesehatan menunjukkan bahwa penyakit tidak menular merupakan pengguna anggaran biaya perawatan tertinggi di antara penyakit-penyakit yang ditanggung oleh BPJS-Kesehatan. Selain biaya yang tinggi, hilangnya hari atau waktu waktu produktivitas yang berdampak pada biaya hilangnya produktivitas. Kondisi saat ini, banyak generasi muda yang terpapar asap rokok dan dijejali oleh iklan, promosi dan sponsor ajakan merokok dari produsen rokok yang semakin gencar. Menkaji kondisi tersebut di atas, maka dipandang perlu upaya kegiatan mengendalikan konsumsi tembakau di masyarakat khususnya generasi muda melalui kegiatan promotif dan preventif. Sehubungan dengan itu, maka perlu dilaksanakan kegiatan Skrining pada Anak Sekolah sebagai bahan kegiatan pengendalian dampak kesehatan akibat paparan asap rokok. Pada tanggal 5-6 September 2017 Bid. P2P Sie. PTM dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Kota Cimahi melaksankan Kegiatan implementasi Kawasan tanpa Rokok (KTR) dan konseling Upaya Berhenti Merokok (UBM) di 2 SMK yaitu SMK PUSDIKHUBAD Cimahi dan SMK PLUS DARUSSURUR Cimhai. Hasil kegiatan ini Diharapakan 1. Diperolehnya gambaran pelaksanaan KTR di sekolah 2. Diperolehnya gambaran perokok di kalangan remaja 3. Diperolehnya gambaran pengaruh iklan, dan lingkungan untuk merokok