Kemarau, Dinkes Cimahi Imbau Warga Jaga Kesehatan

REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Musim kemarau yang tengah berlangsung menyebabkan dampak seperti kekeringan dan suhu cuaca yang dingin. Menyikapi hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi mengimbau agar masyarakat menjaga kesehatan dan mewaspadai penyakit yang rentan datang.

Dalam Sambutannya Wakil Bupati Sinjai,Hj.Andi Kartini Ottong,S.P,M.SP menyampaikan bahwa dalam persiapan pelaksanaan verifikasi nasional penyelenggaraan kabupaten sehat kabupaten Sinjai tahun 2019, Ia berharap agar ada inovasi baru yang muncul berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu Ia juga berharap kepada stekolder terkait untuk ikut berpartisipasi dan mempersatukan persepsi terhadap lokus-lokus yang akan ditinjau oleh tim verifikasi pada bulan september.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi, Chanifah Listyarini mengungkapkan suhu dingin yang tengah terjadi di Bandung Raya berpotensi menyebabkan sakit kepada masyarakat. Oleh karena itu pihaknya terus melakukan sosialisasi dan penyuluhan.

"Masyarakat disarankan untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh," ujarnya, Ahad (21/7). Menurutnya, penyakit yang rentan dialami saat cuaca dingin dan kemarau seperti penyakit asma, alergi, alergi kulit.

Selain itu, ia mengungkapkan, penyakit yang bisa muncul yaitu bibir kering, telapak kaki kering, kulit kering dan penyakit lainnya karena virus dan bakteri seperti infeksi saluran pernapasan.

"Antisipasinya pakai pelindung tubuh untuk penghangat badan, maka yang berkalori dan berprotein tinggi. Buah dan sayur harus cukup," katanya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung mencatat suhu dingin di wilayah Bandung Raya mencapai titik terendah 16 derajat celcius. Sedangkan di wilayah Utara Lembang, Kabupaten Bandung Barat mencapai 13 derajat celcius. Di Kabupaten Bandung, tepatnya di Kertasari, suhu dingin lebih rendah dari itu.

Salah seorang warga Kertasari, Adit mengungkapkan suhu dingin di wilayah Kertasari yang merupakan hulu sungai Citarum ini tercatat mencapai titik terendah 9 derajat celcius. Kondisi suhu yang dirasakan tersebut berlangsung saat dini hari.

Dirinya menambahkan, pihaknya mengimbau agar masyarakat juga memperbanyak minum air putih yang cukup. Selain itu harus memperbanyak olahraga.

"Kalau di Bandung mah (suhu dingin) 13 derajat celcius. Di Kertasari alhamdulillah 9 derajat celcius tadi subuh mah," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (18/7).

Sumber : nasional.republika.co.id

Berita Terbaru

Link Terkait